Jumat, 27 Juli 2012

Senyummu, Senyumku


   Mentari pagi baru saja hadir menerangi bumi. Hari ini cuaca sangatlah terang, tak tampak satupun awan mendung di langit. Burung-burung terbang kesana kemari seolah ikut menikmati pagi hari yang cerah ini. Tapi pagi yang cerah ini tidak diraakan sama sekali oleh Salma. Hatinya seakan penuh dengan awan mendung, matanya masih sembab karena ia menangis. Dia masih saja teringat pada mantan pacarnya yang telah menghianatinya.
     Dia kemudian berangkat ke sekolah tanpa raut senyum di wajahnya. Meskipun dia sadar, seseorang sepertinya tak pantas untuk ditangisi. Tapi dia tetap saja tidak bisa menahan air mata yang selalu saja ingin membasahi pipinya. Dia terlanjur menyayanginya dan menaruh harapan jika dia akan selalu menyayanginya. Tapi harapannya itu sirna  ketika ia kembali melakukan kesalahan yang sama pada dirinya. Walaupun begitu ia tak bisa untuk membencinya apalagi memusuhinya.
“ knapa Sal,,, masih mikirin dia. ?“
“ Iya,, entah kenapa aku nggak bisa benci sama dia,, padahal dia udah bo’ongin aku “
“ Yaahh itulah cinta. Bisa menaklukan dendam dan benci. Tapi sebaiknya sih kamu harus belajar buat ngelupain dia “
“ Iya,, tapi apa aku mampu ngelupain dia,, ??”
“ You must try Salma,, “
     Salma hanya terdiam mendengar ucapan sahabatnya, Ariana. Bagi Salma melupakan sanagtlah berat Rio. Karena dia akan lebih sering bertemu pada saat kegiatan sekolah. Karena itulah Salma berat untuk melupakan Rio.
     Hari demi hari telah berlalu, keadaannya sekarang berubah. Salma memutuskan untuk menjauhi dan memusuhi Rio. Tapi lama kelamaan hubungan mereka kembali dekat. Karena seringnya mereka bertemu di kegiatan sekolah membuat Salma menjadi tidak bisa melupakan Rio. Terlebih lagi Rio mencoba untuk mendekatinya lagi dengan cara meledek Salma. Spontan saja Salma menjadi salah tingkah dan dia tak bisa menahan senyumannya ketika Rio meledeknya.
“ Hei,, pegangin dulu tuh hidung,, ntar jatuh lagi,, hahaha “
“ Iwh,, bawel banget sih. Bilang aja kalo ngiri sama hidung aku. “
“ Yee nggk lagi, hidung aku lebih bagus dari pada punya kau. Hahaha “
     Begitulah ledekan Rio saat mereka sedang bertemu. Entah apa maksud Rio untuk meledaknya, apakah untuk mendekatinya lagi atau apa, Salma tidak pernah tau itu. Semenjak saat itu Salma tersadar bahwa dia tak boleh lagi untuk mencintainya. Terlebih lagi kini Rio telah memiliki seorang pacar. Meskipun kadang-kadang timbul rasa cemburu pada diri Salma, tapi dia tetap bisa menjaga perasaannya. 
     hubungan Salma dan Rio pun semakin membaik. mereka kembali menjadi teman yang akrab. Rio seringkali menggodanya agar Salma mau untuk kembali lagi pada Rio. tapi meskipun itu hany gurauan Rio, Salma tetap menanggapinya serius dan dia dengan tegas menolah permintaan Rio. Baginya ucapan Rio hanyalah bohong belaka. Ia tak ingin lagi tertipu oleh Rio. Seringkali yang membuat Salma kesal adalah Rio tak pernah bisa untuk menjaga perasaannya. padahal Rio tau bahwa salma masih sangat mencintainya. tapi Salma hanya bisa diam melihat kelakuan Rio. 
     beberapa bulan telah berlalu, hubungan keduanya pun semakin dekat. tapi kini sikap Salma berubah kepada Rio. Salma seakan lebih angkuh kepada Rio. Sekarang giliran Salmalah yang sering meledek Rio dengan mengingatkan Rio tentang kelakuan jeleknya yang sering mempermainkan perasaan perempuan.
" Ehh cowok playboy. nggak tobat-tobat ya maini perasaan cewek. ntar kena batunya baru rasa "
" Yee,, enak aja, sekarang aku dah berubah tau. Aku udah nggak mau mainin cewek lagi "
" Really,, ?? aku nggak yakin "
"  Yaa itu terserah kamu.. "
     meskipun Salma mengatakan bahwa ia tak mempercayai Rio, tapi hatinya mengatakan bahwa dia telah berubah. Meskipun di kadang tetap "Ganjen" pada wanita tapi untuk masalah perasaan Salma yakin bahwa Rio telah berubah,,
" Eh Sal,, menurut kamu beneran nggak sih Rio udah berubah 100% ?? "
" Yaa nggak 100% percaya sih, tapi menurut aku dia udah berubah. Buktinya sampai sekarang dia balikan lagi sama temen adeknya itu "
" Kok kamu tau,, selalu cari tau info tentang dia di Facebook yaa,, ?? "
" Hehe iya. yaa habis gimana dia itu susah banget buat berubah "
" Tapi apa kamu nggak jealous kalo kamu liat  facebooknya dia ada status buat ceweknya,, ?? "
" Yaa pastinya jealous. Tapi bagi aku asalkan dia tetep bahagia dan tersenyum,, aku juga akan selalu tersenyum untuknya,, "
" Inii dia sahabatku. selalu kuat menghadapi masalah,, "
     Salma merupakan pribadi yang kuat. seberat apapun masalah yang dia hadapi, dia selalu berusaha untuk tersenyum. meskipun saat ia dihianati oleh Rio. Walaupun Rio tak pernah bisa menjaga perasaannya dan selalu saja membuatnya cemburu, tapi Salma tetap senag karena ia masih bisa meliha Rio tersenyum. Baginya senyuman Rio merupaka kebahagiaan tersendiri bagi Salma...


~END~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar